Pengertian Serat Kapas (Jenis Serat Alam)

Tags
>

Pengertian Serat Kapas (Jenis Serat Alam)
Serat Kapas (Jenis Serat Alam)


Jenis serat alam memang banyak sekali ditemukan di tumbuhan maupun hewan. Jenis serat alam merupakan serat yang murni yang berasal dari alam tidak ada campur tangan manusia.
Dalam industri tekstil serat alam juga digunakan dalam proses pembuatan kain, biasanya kain yang sebagian besar berbahan dasar serat alam cenderung lebih mahal harganya.

Pada artikel kali ini kita akan membahas jenis-jenis serat alam yang biasanya digunakan dalam industri tekstil.
Langsung saja simak artikel berikut ini.


Baca juga: Jenis Serat Sintetis / Serat Buatan


Jenis Serat Alam Kain Tekstil

Serat Kapas

Serat Kapas merupakan serat alam yang bisa dibilang raja nya serat tekstil karena serat ini memiliki banyak kelebihan dan harganya relatif mahal dibandingkan serat-serat yang lainnya. Serat kapas ini berasal dari tanaman / tumbuhan kapas (Gossypium) yang dapat kita temukan di Asia, Amerika, Hindia, dan Mesir.

Produk tekstil dari Serat Kapas biasa disebut dengan Katun, produk tekstil dari Serat Kapas ini banyak sekali disukai oleh orang karena memiliki kekuatan, daya tahan, daya serap yang tinggi. Selain itu produk tekstil dari Serat Kapas ini menghangatkan disaat cuaca dingin dan menyejukkan disaat cuaca panas. Oleh karena itu, produk tekstil dari serat kapas ini sangat lah banyak digemari orang.

Berdasarkan panjang dan kehalusannya Serat Kapas dibagi menjadi 3 golongan yaitu: Kapas serat panjang, Kapas serat medium, dan Kapas serat pendek.
  • Kapas serat panjang mempunyai panjang staple 1 sampai 1 setengah inchi, mempunyai sifat halus, kuat, dan berkilau dan digunakan untuk benang dan kain yang sangat halus.
  • Kapas serat medium mempunyai panjang staple setangah sampai satu tiga per delapan inchi, serat ini lebih pendek dan lebih kasar.
  • Kapas serat pendek memiliki panjang staple tiga per delapan sampai satu inchi, serat ini lebih kasar dan tidak berkilau.
Serat Kapas mempunyai dua struktur yaitu struktur fisika dan struktur kimia. Pada struktur fisika seperti bentuk dan kenampakan serat sedangkan pada struktur kimia seperti kandungan yang ada dalam serat. Berikut merupakan struktur fisika dan kimia Serat Kapas.

Struktur fisika Serat Kapas, yaitu:
Warnanya putih, panjang nya 100 kali dari tebalnya, dan penampang melintang nya berbentuk melengkung seperti ginjal hingga bulat, tergantung tingkat kedewasaannya.


Struktur kimia Serat Kapas, yaitu:

Serat Kapas tersusun dari selulosa, merupakan polimer linier, dari polimerisasi kondensasi molekul glukosa.

Pada industri tekstil serat kapas dijadikan bahan utama untuk pembuatan benang terdapat langkah-langkah proses pengolahan kapas ,yaitu:

Serat kapas terlebih dahulu dipetik dengan tangan atau menggunakan mesin lalu pembersihan: memisahkan serat dari bijinya disebut LINT, setelah itu serat dibuat ball dengan berat 100 pound. Serat pendek yang tertinggal dipisahkan disebut LINTERS sebagai bahan baku Rayon.

Pada  Serat Kapas terdapat bagian-bagian yang ada sejak masa pertumbuhan hingga masa panen. Di dalam Serat Kapas ada beberapa bagian yang tersusun sehingga membentuk serat. Bagian tersebut terdiri dari:  

Bagian-bagian Serat Kapas:
  • Dinding Kutikula: lapisan lilin yang tipis sebagai pelindung lapisan primer.
  • Dinding Primer: lapisan utama.
  • Dingding Sekunder: berupa lapisan-lapisan cincin (pertumbuhan batang pohon 20-30 hari).
  • Lumen: rongga polos yang berfungsi sebagai jalan makanan selama pertumbuhan.
Serat Kapas terdiri dari:
  • Selulosa: 94%
  • protein: 1,3%
  • pektat: 1,2%
  • lilin:0,6%
  • abu: 1,2%
  • pigman dan zat lain:1,7%
Serat Kapas dengan jenis serat lainnya mempunyai sifat yang berbeda-beda seperti hal nya manusia dengan manusia yang lain pasti memiliki sifat-sifat yang beragam. Serat memiliki 2 jenis sifat yaitu sifat fisika dan sifat kimia. Pada sifat Serat Kapas ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah sifat fisika dan kimia Serat Kapas.

Sifat fisika Kapas:
  • Warna. Warna kapas umumnya krem, warna akan semakin tua dalam penyimpanan 2-5 hari, misal: warna karamel, kheki, dan beige. Warna pada Kapas abu-abu disebabkan karena pengaruh cuaca debu dan kotoran, warna kapas kebiruan bila terserang jamur sebelum pemetikan dan warna tersebut tidak bisa hilang.
  • Kekuatan. Kekuatan dipengaruhi oleh kadar selulosa dalam serat, panjang rantai molekul, dan orientasi. Kekuatan Serat Kapas basah lebih tinggi dari kekuatan Kapas kering karena distribusi tegangan dalam serat tidak rata karena adanya konvolusi, bila basah serat menggelembung ada kenaikan orientasi.
  • Mulur. Antara 4-13% tergantung jenis nya. Serat Kapas dua kali mulur rami, tetapi lebih rendah mulur sutra dan wol.
  • Kekerasan (toughness). Ukuran yang menunjukkan kemampuan suatu benda untuk menerima kerja kekerasan Kapas tinggi.
  • Kekakuan (stiffness). Daya tahan terhadap perubahan bentuk dipengaruhi oleh berat molekul. Kekakuan selulosa dan derajat kristalinitas.
  • Lentur dan lembut
Sifat kimia Kapas:
  • Tidak tahan asam 
  • mudah dicuci
  • mudah menyerap keringat
Setelah mengenal sifat-sifat dari Serat Kapas. Terdapat juga mutu dan grade pada serat kapas. Mutu adalah baik atau buruknya serat, sedangkan grade adalah tingkatan atau nilai suatu serat. Berikut adalah mutu dan grade Serat Kapas.

Mutu dan Grade Kapas:

Mutu Kapas didasarkan pada grade kapas, ditentukan oleh warna kapas, kotoran dan persiapannya. Persiapannya meliputi: menunjukkan tentang kecerahan kilau yang baik, bersih dari biji dan kotoran yang lain, dan tidak mengandung cacat karena proses persiapan yang baik.

Grade Kapas. Penilaiannya didasarkan atas sistem 7 nilai sesuai United Standart Act, meliputi:
  1. G.M (good midling)
  2. S.M (strict midling)
  3. M. (midling)
  4. S.L.M (strict low midling)
  5. S.G.O (strict good ordinary)
  6. L.M (low midling)
  7. G.O (good ordinary)

Sampai saat ini Serat Kapas masih digunakan dalam industri tekstil dalam sekala kecil maupun besar. Serat Kapas yang mempunyai mutu dan kualitas ini sangat dibutuhkan dalam industri tekstil karena mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. 

Cukup sampai disini artikel singkat tentang Serat Kapas ini. Apabila ada pertanyaan, kritik, dan saran tuliskan dikolom komentar dan jangan lupas share artikel ini agar bermanfaat buat semua orang.
Sekian dan terima kasih.

Artikel Terkait