Bagian Penting Mesin Tenun (Loom) - Tekstil Indonesia

Tags
>

Bagian-bagian penting mesin tenun



Bagian Penting Mesin Tenun (Loom) - Pada artikel kali ini kita akan membahas bagian penting dalam mesin tenun, meliputi: Rangka mesin tenun, Poros pukulan, Poros utama, dll.

Bagian mesin tenun ini wajib kita tahu karena pada bagian ini lah mesin dapat menggerakkan komponen-komponennya dan berjalan dengan lancar, sehingga kain dapat ditenun dengan baik.

Mari kita simak sebagai berikut.
Untuk mengetahui mesin tenun lebih lanjut dapat dijelaskan bagian-bagian penting pada mesin tenun.


Baca juga: Bagian-bagian Pokok Mesin Tenun

1. Rangka Mesin Tenun.

Rangka mesin tenun merupakan badan utama dari bagian-bagian keseluruhannya. Untuk itu konstruksinya harus cukup kuat, mampu menerima gaya yang bekerja diatasnya.

Berikut adalah rangka mesin tenun dan bagian-bagiannya:

a. Rangka kiri dan kanan:
  1. Lubang untuk poros utama.
  2. Lubang untuk poros pukulan .
  3. Lubang untuk poros kaki lade.
b. Rangka penghubung  depan bawah.
c. Rangka penghubung belakang bawah.
d. Rangka penghubung tengah atas.
e. Rangka penghubung depan atas  (blok dada).
d. Rangka penghubung tengah (kuda-kuda).

2. Poros Utama (crank shaft).

Poros utama atau poros engkol berfungsi untuk menggerakkan lade maju mundur, dengan kata lain sebagai penggerak poros utama.
Disamping itu, juga sebagai sumber gerakan dari keseluruhan gerakan mesin tenun. Untuk itu, poros utamanya harus dibuat dari baja, yang tahan terhadap macam-macam momen lengkung atau putaran dan beban dari komponen yang lain.

Poros utama diletakkan menumpang pada rangka kiri dan kanan, lubang poros utama menggunakan bantalan yang terbuat daru perunggu, karena putaran poros yang cepat. Logam perunggu memiliki sifat licin dengan demikian dapat memperkecil gesekan yang menghambat putaran poros utama.

Sejalan dengan pemakaian mesin maka perunggu akan aus dengan terlebih dahulu sebelum poros utamanya, sehingga saat revisi cukup mengganti bantalan perunggunya saja.

Sebagai penenang atau peredam putaran poros utama pada ujungnya dipasang roda-roda gigi penerus, untuk meneruskan putaran poros utama kepada bagian-bagian lain. 

Dipasang roda-roda gigi dan beberpa eksentrik menurut kebutuhan, hubungan antar poros utama dengan tenaga penggerak (motor listrik) pada salah satu sisi poros utama dipasang roda puli penerus. Poros utama ini digerakkan oleh motor listrik, sehingga terdapat kecepatan putaran (Rpm) mesin tenun itu adalah kecepatan putaran (Rpm) poros utama.

3. Poros Pukulan.

Poros pukulan terletak dibawah poros utama dan berputar arah belakang dan mendapat putaran dari poros utama melalui sepasang roda gigi. Fungsi utama dari poros pukulan adalah untuk menggerakkan peralatan pukulan teropong agar teropong dapat meluncur dan masuk ke dalam kotak teropong (laci) meluncur dan laci kiri ke kanan dan sebaliknya terus menerus.

Untuk keperluan ini maka pada ujung poros pukulan dilengkapi dengan alat pemukul yang berupa piringan dan rol pemukul atau piringan. Setiap terjadi proses pertenunan harus terdapat satu helai pakan yang berati satu kali peluncuran teropong, hal ini terjadi pula satu kali pengetekan lade.

Dengan demikian setiap kali putaran, poros utama harus ada satu kali proses pukulan teropong, sedangkan poros pukulan memungkinkan dua kali proses pukulan teropong untuk satu kali putarannya. Jadi hubungan kerja antara poros utama dan poros pukulan setiap kali proses pertenunan adalah satu kali putaran.

Disamping fungsi tersebut diatas poros pukulan juga berfungsi sebagai penggerak gun dalam pembentukan mulut lusi, dipasang eksentrik penggerak gun sebagai poros utama dan penempatan pada rangka mesin juga menggunakan bantalan dari perunggu.

4. Poros Eksentrik.

Dalam rol anyaman lebih dari dua gun yang tidak mempergunakan dobby atau jacquard sebagai pembuka mulut lusi yaitu poros eksentrik yang mendapat putaran dari poros pukulan melalui hubungan roda gigi.

5. Poros Kaki Lade. 

Poros kaki lade adalah tempat berdirinya kaki lade dari dudukan kayu pemukul teropong.
Lade merupakan alat yang melaksanakan gerakan pengetekan, selain dari pada itu merupakan tempat meluncurnya teropong dan penempatan sisir tenun.
Gerakan maju mundur disebabkan adanya hubungan antara lade dengan engkol pada poros utama melalui tangan lade.
Gerakan peluncuran teropong pada lade dapat dilihat dalam mekanisme peluncuran teropong.

Demikian Bagian Penting Mesin Tenun (Loom). Semoga bermanfaat, yang tadinya belum tahu sekarang jadi tahu 😁.
Terima kasih telah berkunjung di blog ini.
Sekian dan Terima kasih.

Artikel Terkait